Kopi

Sumatera merupakan salah satu penghasil kopi paling terkenal di dunia. Cita rasanya membuat para penikmat kopi memburu kopi yang memang berasal dari kawasan Sumatera tersebut. Kopi Sumatera ditanam di beberapa kawasan perkebunan kopi yang ada di Sumatera. Para ahli kopi yang ingin membeli kopi Sumatera biasanya melihat kualitas kematangan dari biji kopi tersebut. Kopi yang sudah tua biasanya mengeluarkan rasa tanah dan rempah.


Sumatera Utara Merupakan Provinsi penghasil berbagai komoditas perkebunan seperti : kopi, karet, coklat, teh, kelapa sawit, cengkeh, kelapa, kayu manis, dan tembakau. Perkebunan tersebut tersebar di daerah Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, dan Tapanuli Selatan. Khususnya Untuk komoditas Kopi, Sumatera Utara berhasil mengekspor Kopi mencapai rekor tertinggi 46.290 ton dengan negara tujuan ekspor utama adalah Jepang selama lima tahun terakhir. Jenis kopi yang berkembang di Sumatera Utara adalah Kopi Arabika dan Kopi Robusta dengan luas perkebunannya mencapai 57.433,17 Ha Kopi Robusta. Pada umumnya masyarakat mengenal kopi-kopi yang berasal dari sumatera utara ini dengan kopi Medan meskipun kopi tersebut bukanlah kopi yang dibudidayakan di kota Medan. Kopi Sumatra memang telah masuk dalam daftar kopi-kopi terbaik dan paling terkenal di Dunia selain Kopi Jawa dan Kopi Toraja (Sulawesi Selatan). Kopi Sumatera Utara atau yang dikenal dengan Kopi Medan ini dihasilkan dari perkebunan di daerah Lintong (Kopi Lintong) dan Sidikalang – Tapanuli Utara (Kopi Sidikalang), Mandailing Natal  – Tapanuli Selatan (Kopi Mandheling).

Jenis - Jenis Kopi Sumatera Utara :

Kopi Gayo

Kopi gayo (Gayo coffee) merupakan varietas kopi arabika yang menjadi salah satu komoditi unggulan yang berasal dari Dataran tinggi Gayo, Sumatra, Indonesia.
Dataran tinggi Gayo di Aceh sudah lama dikenal sebagai kawasan penghasil kopi-kopi berkualitas.
kopi Gayo telah mendapat sertifikat Fair Trade dari Organisasi Fair Trade Internasional. Di bulan Oktober di tahun yang sama, kopi Gayo juga memperoleh skor tertinggi pada ajang Indonesian Specialty Coffee Auction yang semakin menandai varietas ini sebagai salah satu kopi organik terbaik—di dunia.

Kopi arabika dari dataran Tinggi Gayo, telah dikenal dunia karena memiliki cita rasa khas dengan ciri utama antara lain aroma dan perisa yang kompleks dan kekentalan yang kuat. International Conference on Coffee Science, Bali, Oktober 2010 menominasikan kopi Dataran Tinggi Gayo ini sebagai the Best No 1, dibanding kopi arabika dari tempat lain.

Wilayah tumbuh: daerah sekitaran kabupaten Humbang Hasundutan, yaitu kecamatan Lintong Nihuta (1,400-1,450 mdpl), kecamatan Dolok Sanggul (1,450-1,600 mdpl) dan sekitar Danau Toba.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More